![]() |
| Raja Salman Abdulazis Al Saud | warungbetting - agen bandar bola piala dunia 2018 |
Setelah kedatangan Raja Arab Saudi ke Bali pada tanggal 03/03/2017, ternyata bukan hanya di Jakarta, Raja Salman di Bali pun kembali di terror bom.
warungbetting - agen bandar bola piala dunia
Kedatangan Raja Salman memang cukup menghebohkan publik tanah air hingga mancanegara, pasalnya Raja Arab sebelum nya Raja Faisal pernah berkunjung ke Indonesia setelah 46 tahun sebelum Raja Arab yang sekarang Raja Salman Abdulazis Al Saud berkunjung ke Bumi Pertiwi.
warungbetting - agen bandar bola piala dunia
Beliau tiba di bandara Halim Perdana Kusuma pada tanggal 01/03/2017 waktu pkl setempat, penyambutan kedatangan Raja Salman di Airport pun telah di sambut oleh Presiden R I Joko Widodo dan beberapa menteri lain nya.
warungbetting - agen bandar bola piala dunia
Tujuan kunjungan beliau ialah diantaranya untuk membalas kunjungan Presiden Jokowi yang waktu itu sempat datang ke Arab, dan membahas nota kesapahaman antara Indonesia-Arab Saudi, serta dalam sektor ekonomy seperti minyak, gas dan Asian Games 2018.
Pada saat tanggal (02/03/2017) tepat di Gedung Nusantara dimana akan dilaksanakan nya tempat persiapan untuk Raja Salman berpidato, sebelum beliau berpidato ternyata Gedung itu sudah di terror oleh bom dari orang asing yang tidak dikenal.
Sempat heboh hingga personel VVIP bersiap siaga di beberapa titik strategis di kompleks Parlemen Senayan Jakarta.
Tim penanganan bom dan paspampres pun ikut menyisir di sekitaran Gedung Nusantara penelurusan pun di lakukan di beberapa titik dan anjing-anjing pelacak pun dikerahkan guna untuk mensterilisasi tempat dimana akan dilaksanakan nya Raja Arab Berpidato.
Lantas Beliau tiba di Bali pada tanggal (04/03/2017), setelah esok hari nya minggu (05/03/2017) tempat dimana Raja Arab tinggal di sebuah hotel The St Regis Bali Resort diduga telah terjadi tragedi terror bom.
![]() |
| Pangdam IX Udayana Mayjen Kustanto Wdiatmoko | warungbetting - agen bandar bola piala dunia 201 |
Pangdam IX Udayana Mayjen Kustano Wdiatmoko menghimbau kepada para prajurit nya untuk mensterilisasi hotel tersebut. Ia pun menghimbau agar kejadian ini tidak terulang kembali dan segera di usut.
Setelah diperiksa oleh Birigjen Pol Rikwanto ternyata sebuah bungkusan hanyalah sampah WNA Asing yang tertinggal di hotel tersebut dimana setelah di selidiki isinya hanyalah HP, Power Bank, Kabel, Charger Handphone, Permen, Obat-obatan jadi bukan boom.
Walau diduga bukan berupa bom tapi cukup mencurigakan karna isi nya ada serbuk mercon, dimana yang kita tahu serbuk mercon digunakan dan bisa menjadi bahan peledakan saat terkena matahari ataupun api.
Lantas pasukan TNI dan densus 88 pun di kerahkan untuk menyidiki dan memeriksa kawasan hotel yang di pesan Raja Salman beserta rombongan nya.
Mayjen Kustanto pun kembali menegaskan kepada bawahnya untuk berjaga-jaga disekitar area hotel tersebut, guna untuk mengantisipasi kalau nanti ada seseorang yang mencurigakan membawa sebuah barang yang tidak dikenal,"

