Kasus (e-KTP) belakangan menyeret sejumlah para anggota DPR | warungbetting - agen bandar bola piala dunia 2018
![]() |
| Kasus (e-KTP) belakangan menyeret sejumlah para anggota DPR | warungbetting - agen bandar bola piala dunia 2018 |
WARUNGBETTING - Kasus (e-KTP) belakangan menyeret sejumlah nama-nama para anggota DPR, dimana sering disebut terlibat kasus pengadaan Kartu Tanda Penduduk.
warungbetting - agen bandar bola piala dunia 2018
Sejauh ini Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan dua tersangka yang diduga kasus korupsi proyek e-KTP kedua tersangka itu antara lain, Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal dan Pencatatan Sipil Kementerian dalam negeri ialah Sugiharto dan mantan DJKPSK Irman.
warungbetting - agen bandar bola piala dunia 2018
Adapun nama lain yang pernah diperiksa dalam kasus ini. Mereka antara lain Ketua DPR Setya Novanto, mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004-2009 dan 2009-2013 Ganjar Pranowo, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR M Jafar Hafsah, mantan pimpinan Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua Komisi II sejak 2009 hingga Januari 2012 Chairuman Harahap, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dan sejumlah anggota DPR lain
warungbetting - agen bandar bola piala dunia 2018
Timbul nya nama itu menjadi tantangan keberanian KPK untuk menyelidiki kasus ini, sebagai lembaga penegak hukum seharusnya tidak perlu tebang pilih dalam menjalan tugas nya.
Partai Gerindra pun meminta, agar semua pihak dihukum sama tajam nya kepada semua orang dimuka umum, jadi jangan ada yang namanya tajam kebawah tumpul keatas itu bukan lah Undang-Undang di Indonesia,"ujar politikus kepala burung elang Sodik Mudjahid.
Dia pun menghimbau agar semua pihak menyerahkan diri kepada proses penegak hukum yang berjalan, mengenai sejumlah nama penting yang selalu di sebut dan ikut terseret dalam kasus pengadaan e-KTP. Beliau pun menambahkan Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi hukum.
Sebelum nya beberapa Anggota DPR komisi 1,2 dan para politikus dari partai lain nya, mengadakan rapat dimana mereka berpegangan kepada supremasi hukum.
Jika saja kasus ini dituntaskan, disegarkan kalau memang ada anggota kami di DPR yang bermain, ajukan saja mereka ini secepatnya ke persidangan.
Banyak dari pihak partai terima saja jika saja ada anggota DPR kader mereka yang melakukan hal itu, dan seluruh partai pun sepakat untuk segera memproses hukum nama-nama yang nantinya akan di selidiki oleh KPK.
Menurut mereka siapapun yang pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini perlu diproses dan selidiki lagi lebih dalam.
Mereka juga ingin masalah ini segera selesai, siapapun yang salah ya harus dimintakan pertanggungjawaban, kemudian Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil dapat bekerja dengan baik, tanpa tersandera stigma buruk, dan label negatif.
Ketua KPK Agus Rahardjo pun menegaskan masih ada lagi nama-nama calon lain nya dimana nanti akan segera diusut.
Dan para Anggota Dewan 1,2 dan politikus lain nya untuk tidak membuat kegaduhan,"ujar Agus Rahardjo.
Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan menilai jika kasus korupsi e-KTP lama dituntaskan maka dapat mengakibatkan pembusukan karakter institusi DPR dan pemerintah saat ini. Maka itu, dia meminta kasus korupsi yang merugikan negara Rp2,3 triliun itu bisa dituntaskan segera.
Dia menambahkan kasus e-KTP ini juga telah membuat pegawai di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja penuh kecemasan, kecurigaan dan tidak tenang.




